Penyesuaian besar dalam kebijakan ekspor untuk baterai litium-tionyl klorida untuk tahun 2026: Baterai berkapasitas kecil dibebaskan dari persyaratan lisensi

December 19, 2025

berita perusahaan terbaru tentang Penyesuaian besar dalam kebijakan ekspor untuk baterai litium-tionyl klorida untuk tahun 2026: Baterai berkapasitas kecil dibebaskan dari persyaratan lisensi

Penyesuaian Besar dalam Kebijakan Ekspor untuk Baterai Lithium-Thionyl Chloride untuk Tahun 2026:

Baterai Berkapasitas Kecil Dibebaskan dari Persyaratan Lisensi

Inti Konten Kebijakan

Ruang Lingkup yang Berlaku: Baterai lithium-thionyl chloride individual atau paket baterai yang mengandung tidak lebih dari 1 kilogram thionyl chloride, diklasifikasikan sebagai bahan kimia yang dipantau Kategori 3 (Nomor Registri Layanan Abstrak Kimia: 7719-09-7).
Langkah-langkah yang Dioptimalkan: Karena kandungan thionyl chloride yang rendah, kesulitan dalam pembongkaran, dan hampir tidak mungkinnya ekstraksi balik thionyl chloride, risiko difusi baterai atau paket baterai tersebut sangat rendah. Akibatnya, mereka tidak lagi diklasifikasikan sebagai bahan kimia yang dipantau dan tidak memerlukan dokumen lisensi terkait. Perusahaan hanya perlu dengan jujur ​​menyatakan kandungan thionyl chloride dalam kolom spesifikasi/model formulir deklarasi pabean.

Kasus Lainnya: Baterai lithium-thionyl chloride atau paket baterai yang tidak tercakup dalam kebijakan ini masih memerlukan persetujuan untuk impor dan ekspor sesuai dengan peraturan asli.

Analisis Dampak Industri

Peningkatan Signifikan dalam Fasilitasi Ekspor: Penyesuaian kebijakan ini mencakup lebih dari 75% produk baterai lithium-thionyl chloride yang diekspor. Waktu persetujuan satu batch akan dikurangi dari 15 hari kerja menjadi 3 hari kerja, dan biaya ekspor perusahaan diperkirakan akan berkurang sebesar 20%, menghemat industri lebih dari 30 juta yuan dalam biaya persetujuan tahunan.
Peningkatan Daya Saing Industri: Baterai lithium-thionyl chloride adalah baterai lithium primer (tidak dapat diisi ulang) yang menggunakan thionyl chloride sebagai bahan aktif elektroda positif dan elektrolit. Mereka menawarkan energi spesifik hingga 590 Wh/kg, rentang suhu operasi -55°C hingga 150°C, tingkat self-discharge tahunan di bawah 1%, dan masa penyimpanan lebih dari 10 tahun pada suhu kamar. Mereka banyak digunakan dalam instrumentasi pintar, perangkat medis, instrumen penelitian ilmiah, dan produk lainnya. Pada tahun 2024, total produksi baterai ini di China mencapai 680 juta unit, dengan ukuran pasar 12,5 miliar yuan dan nilai ekspor 3,5 miliar yuan, peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 18,2%. Tujuan ekspor utama termasuk Eropa, Amerika Serikat, Asia Tenggara, dan Timur Tengah.

Manfaat di Seluruh Rantai Industri: Dampak positif kebijakan ini akan meningkatkan semua segmen rantai industri, termasuk produksi baterai, pasokan bahan, dan manufaktur peralatan. Perusahaan terkemuka seperti EVE Energy, Penghui Energy, dan Gotion High-Tech diharapkan mendapat manfaat yang signifikan. Pemasok bahan hulu, seperti Kaishin New Materials (produsen thionyl chloride terbesar di dunia), juga akan melihat peningkatan kinerja.

Prospek Masa Depan

Optimasi kebijakan ini menandai fase baru dari "manajemen berkategori dan implementasi yang tepat" dalam regulasi impor/ekspor China untuk baterai lithium-thionyl chloride. Ini akan membantu menyelaraskan regulasi bahan kimia yang dipantau dengan standar internasional, meningkatkan fasilitasi perdagangan, lebih baik berintegrasi ke dalam rantai industri dan pasokan global, meningkatkan daya saing internasional, dan mendukung pengembangan berkualitas tinggi dari industri baterai lithium-thionyl chloride dan sektor terkait.